Pjs Ketua Umum HMI : Kiai Yahya Cholil Tsaquf Mendapatkan Dukungan 80 % Dari PWNU dan PCNU, Tidur Saja!

Pjs Ketua Umum HMI : Kiai Yahya Cholil Tsaquf Mendapatkan Dukungan 80 % Dari PWNU dan PCNU, Tidur Saja!

Setelah adanya pengumuman terkait penarikan pemberlakuan PPKM level 3 oleh pemerintah serta hasil rapat gabungan antara Pengurus Harian, Syuriah dan Tanfidziyah maka dapat dipastikan pagelaran Muktamar NU yang ke-34 akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Desember 2021. Warga Nahdyyin sangat beruntung memiliki seorang pemimpin pemikir kaliber dunia dengan gagasan cemerlang seperti Kiai Said Aqil Siradj. Namanya masuk nominasi ke 20 sebagai tokoh paling berpengaruh di dunia. Capaian yang tidak sembarangan bagi Pemimpin PBNU di ranah global. Bahkan, posisi ini lebih tinggi daripada beberapa presiden di negara Muslim seperti presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi.
Kang Said, sapaan akrab beliau merupakan salah satu keturunan Baginda Nabi Muhammad SAW. Meskipun begitu Kiai Said enggan dipanggil Habib oleh masyarakat. Beliau lebih nyaman dipanggil Kiai Said/kang Said saja. Berikut silsilah lengkap Kiai Said: KH. Said Agil Siradj bin KH Agil bin KH Siradj bin KH Said (gedongan) bin KH Murtasim bin KH Nuruddin bin KH Ali bin Tubagus Ibrahim bin Abul Mufakhir (Majalengka) bin Sultan Maulana Mansur (Cikaduen) bin Sultan Maulana Yusuf (Banten) bin Sultan Maulana Hasanuddin bin Maulana Syarif Hidayatulloh (Sunan Gunung Jati) bin Abdullah bin Ali Nurul Alam Syeh Jumadil Kubro bin Jamaludin Akbar Khan bin Ahmad Jalaludin Khan bin Abdullah Khan bin Abdul Malik al-Muhajir (Nasrabad India) bin Alawi Ammil Faqih ( Hadrulmaut) bin Muhammad Shohib Mirbat Ali Kholi’ Qosam bin Alawi atsani bin Muhammad Shohibus Saumi’ah bin Alawi Awwal bin Ubaidillah bin Ahmad Al Muhajir bin Isa ArRumi bin Muhammad an Naqib bin Ali ‘Uraidhi bin Ja’far as Shodiq bin Muhammad al Baqir bin Ali Zaenal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra Ra binti Sayyidina wa Maulana Rasulullah Muhammad SAW
Dibawah kepimpinan beliau mulai tahun 2010-2015, NU berhasil mendirikan 25 Universitas dan selama 2016-2021, ratusan perguruan tinggi didirikan. Kurang lebih terdapat 143 kampus NU didirikan sebagai bukti komitmen meningkatkan pendidikan warga Nahdyiyyin. Selain itu, prestasi Kiai Said melawan radikalisme dan terorisme di Indonesia juga tidak bisa dilupakan. Beliau sangat getol menyuarakan Tindakan-tindakan keras yang mengatasnamakan agama. Dalam bidang akademisi, banyak Karya-karya beliau yang menginspirasi sampai di belahan dunia. Seperti, Rasail al-Rusul fi al-‘“Ahdi al-jadid wa Atsaruha fi al-Masihiyah (Pengaruh Surat-Surat para rasul dalam Bibel terhadap Perkembangan Agama Kristen) (1987), Allah wa Shillatuhu bi al-Kaun fi al-Tasawwuf al-Falsafi (Hubungan Antara Allah dan Alam Perspektif Tasawwuf Falsafi), desertasi dengan nilai Cum Laude di promotori Prof. Dr. Mahmud Khofaji (1994) Ahlussunah wal jama’ah, Lintas Sejarah (1997), Islam Kebangsaan, Figih Demokratik kaum Santri (1999), Kyai Menggugat, Mengadili Pemikiran Kang Said (1999), Ma ‘rifatullah, Pandangan Agama-Agama, Tradisi dan Filsafat (2003), Tasawuf Sebagai Kritik Sosial, Mengedepankan Islam sebagai Inspirasi bukan Aspirasi (2006), dan lain sebagainya.
Dalam momentum regenerasi kepemimpinan PBNU tahun ini banyak sekali orang yang memainkan kata-kata bersayap demagogik yang dapat menipu sebagian orang yang tidak awas. Contohnya, salah satu statement Pjs Ketua Umum HMI yang mengklaim bahwa Kiai Yahya, merupakan salah satu kandidat Ketua Umum PBNU sudah mendapatkan dukungan 80 persen. Warga Nahdyyin harus cerdas dan mengenal siapa calon pemimpinanya, dari mana asalnya, apa OKP nya dan apa visi-misinya. Kiai Said merupakan sosok tepat untuk menjadi pemimpin warga Nahdyyin dalam satu periode kedepan. Beliau tidak lagi dalam ranah gagasan semu, akan tetapi bukti nyata dan prestasi yang luar biasa sudah beliau buktikan. Karena ditangan beliau NU akan benar-benar menjadi meriam.

Ahmad Safarudin : Pengurus PB PMII

Tinggalkan Balasan