Warga Kampung Warung Mangga Ke DPRD Adukan Summarecon

Warga Kampung Warung Mangga Ke DPRD Adukan Summarecon
Warga Kampung Warung Mangga Di Kantor DPRD Kota Tangerang

BANTENICA.ID– Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto siap mengawal aspirasi warga Kampung Warung Mangga, Kelurahan Panunggangan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Hal itu menyusul adanya surat yang dilayangkan warga setempat ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Jumat (18/9/2020), terkait tuntutan pelebaran akses jalan.

“Kita kawal, kalau sudah bersurat langsung kita sidak ke lokasi,” kata Turidi, Jumat (18/9/2020).

Pelayangan surat tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi kepada para representatif rakyat atas pemagaran akses jalan di wilayah tersebut. Diketahui, pemagaran yang dilakukan pengembang yakni Summarecon adalah untuk mengamankan aset miliknya.

Namun, pemagaran yang dilakukan Summarecon menuai reaksi warga. Sejumlah warga pun menempuh upaya dengan mendatangi Kantor Kelurahan Panunggangan bermaksud meminta untuk difasilitasi pihak kelurahan kepada pengembang.

Meski begitu, belum ada titik terang dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (14/9/2020) lalu. Warga pun melanjutkan upayanya dengan memohon bantuan kepada para wakil rakyat. Tepatnya kemarin pada Jumat (18/9/2020), warga Kampung Warung Mangga melaporkan aspirasinya dengan bersurat ke Kantor DPRD Kota Tangerang.

Di Kantor DPRD Kota Tangerang, Pungki Handoko Ketua Karang Taruna RW 02  mengungkapkan “hari ini kami menyampaikan surat aspirasi kepada DPRD atas akses jalan di permukiman kami yang akan ditutup” .

Ia menjelaskan, pemagaran jalan dilakukan pengembang sejak Januari 2020. Meski warga menolak pemagaran tersebut, pihak pengembang tetap menutup akses jalan.

“Sekarang tinggal satu bidang tembok beton lagi yang belum ditutup. Pihak pengembang bahkan secara diam-diam mau menutup, tapi berhasil dihentikan oleh warga,” jelasnya.

Jika memang harus ditutup, pihaknya meminta pengembang Sumarecon menyiapkan jalan yang layak untuk warga sekitar. Minimal jalan yang diinginkan pihak warga yaitu seluas 3,5 hingga 4 meter.

“Kami mengantisipasi jika terjadi kejadian luar biasa seperti kebakaran, agar ada akses masuk untuk mobil pemadam kebakaran,” terangnya.

Saat ini, pihaknya berharap DPRD Kota Tangerang dapat menindaklanjuti atas aspirasi yang disampaikan lewat surat tersebut.

“Semoga DPRD segera menindaklanjuti surat kami,” tegasnya.

Sementara pihak pengembang dari Summarecon, Tina selaku public relation saat dikonfirmasi terkait hal itu pun enggan berkomentar. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan apapun dari pihak Summarecon. (Heris)

Tinggalkan Balasan